INTRANET IPC
  Login 
Username:
Password:
      
 
 Daftar Berita
  1.  
  2. Perpres Diteken, Pelindo II Segera Garap Pelabuhan Kijing (105 views)
  3.  
  4. Siapkan Rp 33 T, Pelindo II Garap Proyek Strategis Hingga 2020 (74 views)
  5.  
  6. Anak Usaha Pelindo II Melantai di Bursa Akhir 2017 (91 views)
  7.  
  8. Sepakati Ganti Rugi Lahan Warga Sungai Kunyit, Pelindo II Lakukan Konsultasi Publik (74 views)
  9.  
  10. Pelindo Cabang Panjang Akan Jadi Penyedia Batu Bara 2018 Mendatang (62 views)
  11.  
  12. Pelindo II Kaji Rencana Kerja Sama Bangun Pelabuhan Warnasari (113 views)
  13.  
  14. Pacu Produktivitas, Pelindo II Tata Pelabuhan Banten (104 views)
  15.  
  16. Pelindo II Catat Pendapatan Triwulan I 2017 Rp2,3 Triliun (119 views)
  17.  
  18. Bank Mandiri Kucurkan Kredit Rp6,14 Triliun ke Pelindo (147 views)
  19.  
  20. Bangun 8 Proyek Strategis, Pelindo II Gunakan Kas Internal (105 views)
  21.  
  22. Menhub Minta Pelindo Tingkatkan Keamanan dan Pelayanan (41 views)
  23.  
  24. Pelindo II Siapkan Rp 100 Miliar untuk Bangun Museum Maritim (167 views)

     Link Lain
    CEO Letter

    Insan IPC sekalian,

     

    Tanpa terasa kita segera menyambut 1 Syawal 1438 H, setelah berpuasa selama 1 bulan tentu sebagai manusia beriman kita berharap agar dipertemukan lagi dengan ramadhan di tahun depan. Dan di bulan yang baik ini, saya bersama segenap manajemen mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H, mohon maaf lahir dan batin.

     

    Di bulan Ramadhan ini, IPC sebagai BUMN selain tetap menjalankan kegiatan operasional sebagaimana mestinya tentu juga mesti melaksanakan berbagai aktivitas korporasi yang disebut sebagai “managing stakeholder” termasuk didalamnya berbagai program CSR, yang diantaranya adalah:

     

    1.

    Program IPC Group Mudik Gratis 2017, dimana IPC Group memberangkatkan 19.100 pemudik dengan total 382 bus perjalanan Pulang Pergi dari dan ke kota tujuan mudik  yaitu 14 kota di Jawa (Solo, Purwokerto, Pacitan, Jogjakarta, Semarang, Pekalongan, Surabaya, Malang, Solo, Indramayu, Cirebon, Kuningan, Tegal dan Brebes) dan 2 kota tujuan di Sumatera (Padang dan Palembang). Para peserta IPC Group Mudik Gratis 2017 ini akan diberangkatkan pada tanggal 22 Juni 2017, dan kembali ke Jakarta tanggal 30 Juni 2017.

    2.

    Program Safari Ramadhan yang diselenggarakan sejak 29 Mei hingga 15 Juni 2017 di seluruh Cabang Pelabuhan IPC. Kegiatan ini menghadirkan masing-masing Direktur Pembina dari Direksi IPC yang bertujuan selain untuk bersilaturahmi dengan pemerintah daerah setempat juga untuk berdialog dengan para pekerja, stakeholders dan asosiasi pengguna jasa / mitra pelabuhan setempat. Dalam kesempatan ini juga diberikan sebanyak 1.300 Tanda Cinta IPC untuk warga sekitar pelabuhan dan Pensiunan Pekerja Pelabuhan Indonesia II  (Persero) di masing-masing lingkungan Cabang Pelabuhan.

    3.

    Pemberian ta’jil selama bulan Ramadhan di 4 Cabang Pelabuhan yang memiliki layanan Terminal Penumpang : Tanjung Priok, Jambi, Tanjung Pandan, dan Pontianak. Dalam program ini, sebanyak 2.000 ta’jil gratis atau makanan untuk berbuka puasa disediakan IPC bagi seluruh penumpang yang melakukan embarkasi atau debarkasi di terminal penumpang Cabang Pelabuhan terkait.

    4.

    Penyelenggaraan Pasar Murah di seluruh cabang pelabuhan IPC, dimana dilaksanakan dengan menjual sebanyak 15.000 paket sembako yang berisi 5 kg beras, 1 liter minyak goreng, 1 kg gula pasir, 5 bungkus mi instan, 1 kaleng sarden dan 1 kg tepung terigu untuk masyarakat tidak mampu di 12 wilayah operasi IPC. Paket senilai  Rp 200.000 ini dijual seharga Rp 50.000 dan uang hasil pembelian akan disalurkan kembali melalui masjid-masjid di sekitar pelabuhan.

    5.

    Pada tanggal 13 Juni 2016, IPC berpartisipasi dalam penyaluran 10.000 Paket Bingkisan Ramadhan yang dikoordinasi oleh Kementerian BUMN sebagai wujud nyata implementasi program BUMN Hadir Untuk Negeri. Program ini dilaksanakan serentak di 100 titik seluruh Jabodetabek dengan total penyaluran bingkisan sebanyak 200.000 paket.

    6.

    Selama bulan Ramadhan, perusahaan juga menyiapkan wadah bagi insan IPC dalam melakukan pendalaman ilmu agama dengan menyelenggarakan kegiatan tauziah dan ceramah Ramadhan di masji-masjid cabang pelabuhan.


    Insan IPC yang saya banggakan,

     

    Di bulan Ramadhan ini, perusahaan telah memberikan apresiasi dan menjalankan komitmen perusahaan untuk mensejahterakan karyawan dengan memberikan tunjangan pendidikan sebesar 1 (satu) kali penghasilan dan membagikan Tunjangan Hari Raya sebesar 2 (dua) kali penghasilan bagi seluruh karyawan sebagaimana amanah yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

     

    Manajemen mengucapkan terima kasih atas kinerja yang diberikan dan berharap karyawan dapat menggunakan apresiasi yang diberikan perusahaan secara proporsional dan sesuai kebutuhan yang dimiliki serta menjadi pendorong semangat berkarya lebih tinggi lagi di tahun 2017 ini.

     

    Menuju akhir Semester I 2017 dari sisi operasi, perusahaan merencanakan untuk dapat fully implemented e-service, tidak hanya di area pelabuhan tetapi juga di area supporting dengan rencana pembangunan Container Freight Station (CFS) yang akan memudahkan kontrol serta transparansi biaya terhadap barang. Selain itu juga akan dibangun pool trucking sebagai tempat menunggu bagi truk-truk pengangkut barang sebelum masuk maupun keluar terminal sehingga tidak menimbulkan kemacetan di area pelabuhan, dengan cara ini diharapkan pelabuhan jadi lebih rapi dan sistematis. Kemudian di sisi keuangan, korporasi akan melakukan capital expenditure untuk membangun pelabuhan-pelabuhan baru. 

     

    Untuk itu, IPC terus berkomitmen melanjutkan program hasil inisiasi perusahaan maupun proyek strategis nasional yang telah didukung oleh Pemerintah, termasuk kelanjutan dari Proyek Terminal Kalibaru, Proyek Terminal Kijing Pelabuhan Pontianak, Proyek Cikarang Bekasi Laut (CBL), Proyek Maritime Tower dan Maritime, Port and Shipping Museum. Perusahaan akan speed up seluruh proyek sehingga ditargetkan dapat selesai di tahun 2019 dan dalam kurun waktu tidak terlalu lama proses bisnis IPC akan lebih modern, cepat dan memiliki daya saing yang kompetitif.

     

    Untuk pembangunan Terminal Kijing sendiri saat ini telah mengantongi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 43 Tahun 2017 pada 7 April 2017 sebagai landasan Percepatan Pembangunan dan Pengoperasiannya. Dukungan penuh pemerintah ini patut kita sambut gembira dan Groundbreaking Terminal Kijing direncanakan dapat terlaksana pada bulan Agustus 2017. Percepatan pembangunan dan pengoperasian Terminal Kijing dilakukan dalam rangka peningkatan konektivitas, pengembangan infrastruktur kemaritiman, dan pengembangan wilayah di Kalimantan Barat.

     

    Serupa dengan Proyek Terminal Kijing, Proyek Cikarang Bekasi Laut (CBL) yang merupakan upaya optimalisasi alur sungai dengan menggunakan kapal tongkang sebagai alternatif moda transportasi barang dan penghubung antara pelabuhan dengan area hinterland serta Proyek Pembangunan Pelabuhan Sorong-Seget juga direncanakan  untuk dapat Groundbreaking di tahun ini.

     

    Untuk meningkatkan sinkronisasi dan sinergitas antar stakeholders terkait, di tahun 2017 ini IPC juga melaksanakan persiapan pembangunan Maritime Tower di Jakarta Utara, yang akan menjadi pusat aktifitas pihak-pihak yang terkait di dalam maritime supply chain, seperti: port operator, shipping line, dan pihak-pihak lain. Pembangunan Maritime Tower ini bertujuan untuk memudahkan komunikasi antar pihak sebagai upaya penurunan biaya logistik di Indonesia. Dalam implementasi pembangunan Matirime Tower, IPC akan bekerjasama dengan beberapa BUMN yaitu PT Berdikari (Persero) dan PT PP (Persero) Tbk sebagai upaya sinergi antar BUMN.

     

    Selain Maritime Tower, di tahun 2017 ini IPC juga menginisiasi Groundbreaking pembangunan Museum Maritime, Port and Shipping. Museum ini dirancang menjadi museum dengan fasilitas modern untuk edukasi dan wisata edukatif bagi publik dan pemerhati maritim Indonesia dengan tiga konten materi yaitu maritim, kepelabuhanan dan pengapalan secara terintegrasi. Museum ini akan dibangun dengan dua lantai di lokasi ex Gedung Cabang Pelabuhan Tanjung Priok.

     

    Insan IPC yang berbahagia,

     

    Saya ingin kembali mengingatkan mengenai corporate character bagi IPC, yaitu:

    -

    Less bureaucratic dalam konteks proses pengambilan keputusan

    -

    Less Feudalism untuk membangun professional intimacy

    -

    More modern dalam pembangunan perusahaan kelas dunia yang berbasis teknologi dan berfokus pada pelanggan

    -

    More friendly dalam memberikan pelayanan kelas dunia

     

    Dalam rangka menjadikan IPC sebagai industri jasa kepelabuhanan yang berkelas dunia (worldclass) sesuai dengan standar internasional atau best practice, IPC harus mampu mendeliver 4 karakteristik perusahaan tersebut. Saat ini sebagian aktifitas pelabuhan di Tanjung Priok telah memenuhi standar worldclass, dilihat dari berbagai aspek, yaitu:

    -

    Infrastruktur, dimana pelabuhan mampu menerima kapal-kapal besar dan peralatan yang modern. Saat ini IPC telah memiliki terminal dengan standar internasional, yaitu New Priok Container Terminal One (NPCT 1).

    -

    Biaya kompetitif, saat ini tarif untuk kapal berukuran besar biayanya sudah kompetitif.

    -

    Sistem pengelolaannya berbasis IT, saat ini Perusahaan memiliki program-program inisiatif yang mayoritas berbasis IT.

     

    Program-program inisiatif berbasis IT yang akan diimplementasikan pada Semester II merupakan inovasi yang secara tepat disasar untuk meningkatkan pelayanan, memperbaiki konektivitas dengan industri dan pasar, juga stakeholder guna menanggulangi isu-isu strategis yang berkembang dengan cara yang tepat.

     

    Dari sisi komersial dan pengembangan usaha, inisiasi IPC dalam usaha meningkatkan layanan pada pelanggan salah satunya dengan implementasi Program Customer Relationship Management (CRM) guna menjaga dan menarik pelanggan, serta menawarkan program “upgrading” pada pelanggan untuk mendapatkan status pelanggan yang lebih tinggi.

     

    Di sisi teknik dan manajemen risiko, IPC akan meluncurkan Sistem Pelaporan Digital Alat atau Equipment Reporting and Monitoring System (ERMS) yang berfungsi untuk memantau alat-alat bongkar muat secara terintegrasi dan memberikan laporan komprehensif, cepat, tepat dan akurat sehingga dapat menanggulangi risiko lebih dini.  Peningkatan pada sisi operasi dan sistem informasi adalah pola operasi sistem Full Automation atau Otomasi Penuh dan Semi Automation dalam proses operasi Container Terminal (CT) 2. Sistem ini diproyeksikan akan memangkas tenaga manusia yang bekerja di lapangan, dan mengurangi kesalahan yang terjadi saat proses bongkar muat di lapangan.

     

    Pada pola operasi berbasis Full Automation, proses pemasukan dan pengeluaran petikemas menggunakan Stacking Crane Otomatis. Proses bongkar dan muat di dermaga dilayani dengan menggunakan Guided Vehicle otomatis dan terdapat tempat untuk truk eksternal untuk menunggu sehingga tidak menimbulkan kemacetan di dalam terminal. Guided Vehicle otomatis ini membawa petikemas ke lapangan penumpukan tanpa dikemudikan operator.

     

    Sedangkan pada pola operasi berbasis Semi Automation, pada proses pemasukan dan pengeluaran petikemas dilakukan dengan menggunakan Stacking Crane otomatis, namun proses bongkar dan muat di dermaga dilayani dengan menggunakan truk internal.

     

    Untuk memperkuat sisi pelayanan keuangan internal dan eksternal Perusahaan, IPC mengimplementasikan 5 inisiatif berbasis IT pada tahun 2017, antara lain adalah sistem Standarisasi Nota melalui e-Invoice, sistem e-Billing, Sistemisasi Database Aset, sistem Penganggaran Investasi (Project Costing), dan Pengembangan Produk Perbankan. 

     

    Tidak lupa juga dalam upaya meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan aset terbesar Perusahaan, yakni Sumber Daya Manusia, IPC juga mengimplementasikan Career Path Platform yang mengatur jenjang karir setiap karyawan secara jelas, sehingga setiap SDM yang ada di dalam Perusahaan mendapat kesempatan untuk belajar dan berkembang bersama.

     

    Di sisi pengelolaan Anak Perusahaan, IPC memiliki beberapa proyek unggulan dalam mendukung Program Tol Laut. PT Multi Terminal Indonesia (MTI) mengelola logistic depot untuk menjamin ketersediaan bahan pokok di daerah terpencil atau pulau-pulau terluar. Program ini digagas oleh Kementerian BUMN dengan memanfaatkan sinergi BUMN. Selain itu, PT MTI juga membangun Integrated Logistic Center di beberapa stasiun pada tahap 1 ini adalah Cilegon, Cibungur dan Banyuwangi, serta membangun beberapa Integrated Small Port tahap 1 yaitu di Natuna, Anambas, Selayar, dan Dompu.

     

    Selain itu, IPC juga membuka peluang bisnis melalui PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) dan PT Maspion Industrial Estate yang melakukan Manajemen Kerjasama Operasi dalam Maspion Terminal Kendaraan Indonesia (MTKI) yang beroperasi di Gresik. Kerjasama operasi ini meliputi seluruh layanan operasional serta pengembangan bisnis. Keberangkatan Ro-Ro perdana dari Terminal Domestik PT IKT ke MTKI Gresik dijadwalkan pada bulan Juni 2016.

     

    Transformasi bisnis pada tubuh Anak Perusahaan IPC juga terjadi pada PT Energi Pelabuhan Indonesia (EPI) yang memiliki bisnis utama dalam bidang ketenagalistrikan. Diproyeksikan PT EPI akan menjadi utility company  yang tidak hanya menyediakan supply listrik, tetapi juga jasa konsultan,  penyediaan air bersih dan BBM, serta pengolahan limbah.

     

    Guna mendorong pertumbuhan dan ekspansi bisnis, meningkatkan akses permodalan, serta memberikan Competitive Advantage, IPC sedang mengeksplorasi dan mempersiapkan rencana pelaksanaan Initial Public Offering (IPO) atau Penawaran Saham Perdana terhadap 3 Anak Perusahaan: PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP), PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT) dan PT Jasa Armada Indonesia (JAI). Rencananya setidaknya 30% dari jumlah keseluruhan saham yang disetor dicatat untuk diperdagangkan di Bursa Efek di Indonesia.   

     

    Insan IPC yang saya sayangi,

     

    Sekali lagi, untuk seluruh insan IPC yang menjalankan, selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, marilah kita jadikan Hari Raya Idul Fitri ini sebagai momentum untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi secara lahir dan batin. Semoga insan IPC dapat kembali bekerja dengan spirit yang baru dan senantiasa meningkatkan profesionalisme kerja.

     

    Saya yakin kita bisa.

     

    Salam,

    Elvyn G. Masassya



    Tes Pdf
    Copyright © IPC - 2013